Rabu, 06 Agustus 2025

Amirah Alasan Ayah Hidup, sebuah buku kecil dari Ayah untuk Amirah

Amirah, Alasan Ayah Hidup

Kalau suatu hari nanti kamu membaca tulisan ini, mungkin ayah sudah tidak bisa lagi menemanimu setiap hari. Tapi percayalah, Amirah... tidak ada satu detik pun dalam hidup ayah yang berlalu tanpa memikirkanmu. Kamu adalah cahaya kecil yang dulu membuat hari-hari ayah jadi berwarna, membuat langkah ayah kuat meski dunia terasa berat.

Amirah, ayah sudah menulis sebuah buku khusus untukmu ditahun 2025 ini, ketika usiamu 2 tahun 7 bulan. Buku itu bukan sekadar kumpulan kata, tapi bagian dari hati ayah sendiri. Di dalamnya, ada doa-doa, nasihat, cerita, dan kenangan yang ayah simpan agar kamu tidak pernah merasa sendirian, bahkan ketika ayah tidak lagi di sisimu, dan Ayah tidak ada lagi didunia ini.

Buku itu akan menjadi pedoman hidupmu, Amirah.
Kalau kamu sedih, bacalah halaman tentang kesabaran.
Kalau kamu bingung, lihat bagian tentang pilihan hidup.
Kalau kamu rindu, bacalah tulisan ayah tentang cinta dan doa.
Dan kalau kamu merasa dunia terlalu berat, peluklah buku itu seolah kamu sedang memeluk ayah.

Ayah menulisnya dengan air mata dan cinta yang tidak pernah habis.
Ayah ingin kamu tahu bahwa hidup ini tidak selalu mudah, tapi kamu akan selalu bisa melewatinya, karena kamu adalah anak yang kuat, baik, dan berhati lembut.
Ayah percaya, kamu akan tumbuh menjadi gadis yang cerdas, penyayang, dan selalu menjaga hatinya agar tetap baik.

Amirah...
Kalau suatu saat kamu bertanya, “Kenapa Ayah menulis semua ini?” . jawabannya sederhana: karena ayah ingin tetap bersamamu, bahkan ketika waktu tidak lagi mengizinkan.
Lewat buku ini, ayah ingin kamu selalu merasa disayangi, dijaga, dan didoakan.

Ingatlah selalu, Amirah…
Kamu tidak pernah sendirian.
Setiap langkahmu, setiap senyummu, setiap doa yang kamu ucapkan. Ada nama Ayah di dalamnya.
Dan selama langit masih ada, cinta ayah tidak akan pernah hilang.

Peluk jauh dari ayah,
yang selalu mencintaimu tanpa akhir,

Putri kecilku yang amat Ayah sayang,

Amirah Jasmine Elnara

dari Ayahmu, Unggul Setiawan